Uang Palsu Lolos Pemeriksaan Setor Tunai di Bank, Kok Bisa?

Uang Palsu Lolos Pemeriksaan Setor Tunai di Bank, Kok Bisa?

11 April 2018By Admin Bank IBU


Liputan6.com, Palembang - Banyaknya penemuan uang palsu yang masuk di Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumatera

Selatan (Kanwil Sumsel), berasal dari banyak sumber. Salah satunya dari setoran tunai ke bank negeri dan swasta.

Kepala Tim Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel, Perdi Silalahi mengatakan, pada 2018 ini sudah ada ratusan lembar uang palsu yang diterimanya.

"Ada yang diserahkan warga, ada juga dari setor tunai ke perbankan, yang disetor kembali ke Bank Indonesia," ujarnya kepada Liputan6.com, Senin, 9 April 2018.

Saat penyetoran ke Bank Indonesia, masih didapati uang palsu terselip di antara uang rupiah asli. Uang palsu milik nasabah tersebut akan dilaporkan Bank Indonesia ke bank yang menyetorkan.

Total uang yang disetorkan akan dikurangi dengan jumlah uang palsu yang ditemukan. Bank Indonesia juga terus mengingatkan ke pihak perbankan, untuk lebih teliti memeriksa keaslian uang nasabahnya.

Dari awal Januari hingga Maret 2018, Bank Indonesia mendapatkan 472 lembar uang palsu yang disetorkan. Yaitu, uang palsu dengan pecahan Rp 5.000, Rp 20.000, Rp 50.000, dan Rp 100.000. Namun, uang palsu dengan pecahan besar lebih mendominasi, karena keuntungan pengedarnya lebih besar.

"Peredaran uang palsu paling sedikit di kota besar, karena masyarakat perkotaan sudah paham membedakan upal dan uang asli. Yang tinggi malah di daerah, terutama di kawasan pinggiran Sumsel," ujarnya.

 

Berita Lainnya

BPR Bersama
LPS
Ayo ke Bank
OJK
Top